Hidup dengan Akibat tak Terduga

Hidup dengan Akibat yang Tak Terduga

(Catatan 10 Mei 2008, Kos 796 Jogja)


“Hidup dengan akibat yang tidak terduga dengan sebab yang tidak disadari…” Kata-kata ini makin menancap dalam keyakinanku tentang hidup. Ungkapan itu pula yang membawaku pada makna, “Mengalir seperti air…”. Sudahlah, lakukan saja apa yang kamu bisa dan jangan atas namakan apapun melainkan tindakanmu itu sendiri. Ustadz Prapto pernah berkata, ”Jika kamu diundang ngisi pengajian kemudian kamu membayangkan akan ada jama’ah yang banyak, jamuan yang hangat, maka urungkanlah niatmu. Dan jika kamu bayangkan kamu akan menjumpai hujan lebat, jalanan yang susah, urungkan saja niatmu. Berangkat saja..”. Kurang lebih seperti itu walau tak persis betul.

Aku masih yakin kalau sistem yang berlaku dalam alam semesta ini adalah sistem yang amat teratur. Sebab dan akibat sudah ditetapkan dengan pertalian yang sangat sempurna. Sebab adalah apa yang terjadi dahulu dan kini. Akibat adalah apa yang terjadi nanti. Dan kita tak pernah tahu, kejadian yang menjadi sebab bagi kita akan bertalian dengan akibat yang mana. Sungguh, kita tak pernah tahu. Karena ketidaktahuan manusia akan akibat itulah sehingga manusia butuh yang namanya doa. Menurutku doa tidak berkaitan langsung dengan kejadian, itu bagi manusia biasa macam kita. Berbeda kalau untuk para Nabi, doa mereka bertalian secara langsung dengan kejadian sehingga menjadi mukjizat. Doa bagi manusia biasa seperti kita sekedar bertalian langsung dengan jiwa manusia hingga ia memilih kejadian yang menjadi sebab. Doa merupakan penghubung secara batiniah antara manusia dengan Tuhan.

Tentang RumahMatahari

graduated
Pos ini dipublikasikan di Berbagi Makna.... Tandai permalink.

Satu Balasan ke Hidup dengan Akibat tak Terduga

  1. sangperempuan berkata:

    ingin kuhabiskan waktu untuk berdoa,,dan hanya berdoa,,karena sangperempuan berusaha sedalam apapun, tetap tabu..menjadi presiden(pemimpin) ditentang orang2 yang menganut hadis pemimpin adalah lelaki, mengatakan cinta ditentang orang2 yg menganut norma kesusilaan ortodok..
    so, mengalir tanpa ambisi…tetapi hati senantiasa berontak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s